Harapan Petugas Kebersihan

Selepas  sholat jum’at sengaja saya mampir ke tempat kerja para petugas kebersihan yaitu di TPS pasar Cikijing. Kebetulan mereka sedang bekerja menaikan sampah dari gerobak-gerobak sampah yang mereka angkut tadi pagi dipindahkan ke container sampah yang sudah  disediakan di TPS.

Diantara mereka ada seorang yang sudah saya kenal sejak tahun 2003, namanya Ustad Kaswa salah seorang petugas kebersihan, awalnya dia memang seorang ustad yang suka dipanggil oleh beberapa warga setempat untuk mengajar ngaji anak-anak mereka. Tapi sekarang sepertinya jasa mengajar ngajinya sudah jarang diperlukan lagi, karena identitasnya sudah berubah menjadi  Tukang Sampah.
Saat mereka beristirahat saya sempat sedikit  berbincang dengan Pak Ustad tersebut.

Ke TPA mana  dan berapa kali dalam seminggu  sampah-sampah ini  diangkut ?
“Ke TPA Majalengka, setiap 2 hari sekali mobil sampah dari dinas kebersihan Majalengka akan datang mengangkut sampah-sampah ini”.

Darimana pengadaan kontainer sampah ini ?
“Kontainer sampah ini hanya bantuan pinjaman dari Dinas kebersihan majalengka”

Ustad,,,sudah berapa lama jadi petugas kebersihan dan kalo boleh tahu, berapa gaji yang diterima setiap bulannya ?
“Sebenarnya saya bukan petugas…saya Cuma sukwan disini sudah 5 tahun, awalnya sih cuma bantu-bantu dua orang petugas kebersihan yang dulu, tapi kemudian satu orang petungas meninggal karena sakit dan juga usianya sudah lanjut. Dan satu orang lagi direkrut menjadi pegawai tetap di BINA MARGA Jabar. Jadi sekarang yang mengurus sampah di TPS ini tinggal saya dan sopir mobil sampah dari dinas Kenersihan Majalengka.
Tidak ada yang memberi  upah tetap kepada saya, saya mendapat uang hanya pemberian dari  penduduk yang menggunakan jasa saya untuk membuang sampah dari rumahnya, itu pun kalo mereka sedang berbaik hati.

Berapa orang jumlah petugas kebersihan yang ada di Cikijing dan kalau boleh tahu juga… berapa upah perbulan yang diterima  mereka?
“ Petugas tetap kebersihan pasar desa Cikijing ada 3 orang upahnya kurang lebih 150 ribu per bulan. Tugas mereka menyapukan sampah-sampah bekas para pedagang lalu dikumpulkan disini di TPS ini.  Petugas bantuan dari dinas Kebersihan Majalengka hanya 1 orang yaitu seorang Sopir mobil sampah, tapi  untuk sopir saya kurang tahu upahnya berapa. Setiap kontainer ini datang biasanya saya dan sopir yang menaikan sampah ini ke kontainer lalu dibawa oleh sopir ke TPA majalengka”.

Kenapa ustad tidak mengajukan untuk menjadi petugas resmi saja ke dinas kebersihan majalengka?
“ Saya sudah pernah mengajukannya , tapi mereka bilang  belum bisa, karena sedang ada masalah dan sedang ada pembenahan dalam kedinasan kebersihan”

Wilayah mana saja yang harus dibersihkan dan menjadi tugas Pak ustad ?
“Sebenarnya tugas saya hanya ditugaskan sekitar jalan-jalan milik pemda, tapi karena sampah dari pasar ini tidak ada yang menaikan ke kontainer  sampah, ya…akhirnya saya juga di tugaskan oleh pihak pengelola pasar untuk menaikan sampah-sampah ini ke container.

Lalu apa harapan ustad dari pemerintah ?
“ Saya ingin dari dinas kebersihan atau dari pihak pengelola pasar Cikijing, ikut memperhatikan juga sesejahteraan para petugas kebersihan, saya kan sudah lama menjadi sukwan masak tidak ada perhatian sedikit pun…. termasuk dari  segi upah yah… minimal sesuaikan dengan UMK majalengka, juga  sarana dan peralatan yang di perlukannya. Masak sih….buat beli sepatu boot saja para petugas harus mengeluarkan uang sendiri. Terus saya juga berharap  pemerintah desa dan pengelola pasar pun ikut membantu dalam pengelolaan sampah ini…permisi dulu ya…saya mau terusin kerjaan saya…”

Sebenarnya masih banyak yang ingin saya tanyakan, tapi berhubung waktu istirahat mereka  habis, akhirnya saya pun pamitan kepada mereka.
Melihat kesungguhan mereka dalam membersihkan  sampah-sampah yang ada di Pasar dan Desa Cikijing , memang sudah sepantasnya dari pihak pemerintah Desa Cikijing dan masyarakat Cikijing ikut memperhatikan kesejahteraan para petugas kebersihan tersebut karena  Desa Cikijing juga membutuhkan jasa mereka.#glx

—-oOo—-

Tentang AIR ( Aktivitas Rimbawan )

Komunitas Pelestari Lingkungan Hidup
Pos ini dipublikasikan di Jendela Kita, Tulisan Terbaru. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Harapan Petugas Kebersihan

  1. armada25 berkata:

    dana nya abis di beliin kursi yg harganya 20jt perbiji….buat duduk pr penguasa negeri ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s